Thursday, August 27, 2009

oh, tenang...

hari ini terpaksa membatalkan semua acara. gak ke kampus, gak ke 70, gak juga nalaj ama anak2 07...hixhixhix...intinya terpaksa membatalkan. kalau rencana awal si mau ke 70. tapi sepertinya dengan kondisi yang demikian, lagi gak mungkin de. yap. sebenernya mungkin2 aja cuma guenya aja yang sedang ingin membatasi diri hari ini. yah, sedang ingin menyusun strategi baru mengingat banyak hal yang harus dilakukan ke depannya (apalagi sedang dikacaukan dengan satu kejadian yang gak enak banget) apalagi udah akan mulai kuliah (walau habis itu libur lagi. hahahaha...damainya hidup kalau setiap hari seperti itu).
so much things to do but i have no time..
jadi ya harus bikin strategi.

tanda2 setres itu muncul lagi hari ini. haaahhh,,,sepertinya emang tidak sadar kalo lagi hidup di bawah tekanan. baru nyadar setelah efeknya nyampe ke badan. dan kalau udah begitu, jadi harus ekstra hati2 dengan makanan dan minuman biar gak muntah.

karena semua acara hari ini gue batalin, akhirnya gue memutuskan untuk menghabiskan hari ini dengan nonton. yup, ada film yang pengen diselesaikan nontonnya. hehehe...
baru ngecek blog orang2 dari dashboard dan menemukan blognya toho yang baru di'update. ceritanya tentang pengalaman pertamanya pingsan di WC. whahahahahahaha...adududuh,,,kocak abis. gak milih2 banget si kalo mo pingsan tempatnya? gak elit banget. hahahaha...tapi kalo ngomong2 soal pingsan, gue si belom pernah. nyaris. tapi gak. waktu itu gue lagi banyak pikiran, banyak tekanan, banyak pergumulan, banyak ketidakpastian, dan yang pastinya gara2 seseorang sih waktu itu. akhirnya hari itu sama sekali gak ada niat untuk makan. sama seperti hari ini. tanda2 setres itu yang bikin semua kacau waktu itu. padahal banyak sekali kegiatan di kampus hari itu, harus mondar mandir untuk menyelesaikan beberapa hal yang gue paksakan selesai hari itu juga. beneran selesai sih, tapi tepar. hahahaha...waktu itu hari rabu, sorenya dimintain tolong untuk jadi mc PD farmasi. kepala udah cenut2 mampus. di jalan udah gak jelas rasanya. nyampe rumah, dah gak kuat lagi, tergeletak di kamar mama. hahahaha...untung gak jatoh di jalan...parah dah waktu itu...
makanya, belajar dari pengalaman, ketika lagi bener2 di bawah tekanan lebih baik gak ke mana2, stay @ home, refresh my mind, just taking some rest.

trima kasih untuk dia yang menghiburku hari ini...hahahaha...
trims buat smsnya, cinta. hixhix,,jadi terharu...daaannn,,,baru lo orang pertama yang gue kasi tau. ahahaha...tadinya gue mau ngaku dosa sekalian ama si abang yang itu, tapi gue pikir ntaran aja dah daripada dia jantungan di kantornya. bahaya. whahahaha...
gue akan memikirkan kata2 lo lagi,,,walau itu artinya membahayakan hidup gue. jiah,,lebay..
dan gak akan ada banjir pas lo balik ke jakarta! enak aja...

btw, gue seneng de hari ini mendung...mudah2an mendung terus ampe besok2. asal jangan panas dan hujan aja.

Labels: , , , , ,

posted by Daniella Prima Mustika @ 10:10   2 Comments

Monday, August 24, 2009

Unsa?

dari semalam menimbang2 apa tika bakal ke kampus hari ini atau tidak. dan sepertinya ada job lagi untuk "meracuni" orang2 hari ini..whahahahaha..
semangat banget nih kalo udah ngomongin yang begini ini..karena kesempatannya tidak selalu ada jadi ya begitu ada kesempatan langsung tancap gas. sama aja si seperti yang aku lakukan akhir2 ini. bukan masalah "sesuatu" seperti yang sedang dia pikirkan sekarang, tapi karena aku mulai melihat kesempatan itu dan mengambil kesempatan itu. kalo sekarang2 ini aku mencoba untuk tidak sekedar menunggu kesempatan itu datang, tapi mencoba menciptakan kesempatan itu. sepik2 dikit lah,,eh malah kena! ya sudah..jangan salahkan aku dong..enak aja.
tinggal menunggu waktu dan..

untuk seseorang di sana, aku tetep dengan pendapatku kok kalau gak semua hal yang diimpikan harus melakukan sesuatu. ada kalanya untuk menunggu tanpa harus melakukan apa pun. kalaupun harus melakukan sesuatu, bukan aku yang mengambil langkah awal. pikirin tu!

kalau mau jujur, aku udah gak terlalu excited dengan kegiatan2 di PMK dan sampai saat ini pun aku tidak merasakan suatu greget yang gimanaaa untuk melakukan tugasku sebagai seksi acara. yap, hanya melakukan program yang kelihatan tapi di dalam hati punya beban yang lain. dan parahnya aku merasa tidak berada "di dalam" kepengurusan ini. dengan kata lain, kami punya visi yang berbeda tapi dipaksakan untuk memiliki misi yang sama. agak sulit sepertinya memiliki perbedaan mendasar yang seperti ini hingga akhirnya aku merasa tidak memiliki kesatuan hati yang selalu dibicarakan orang2 itu. sama seperti dengan seseorang. aku mundur karena kami tidak sehati. bukan masalah sehatinya sih, tapi visi kami berbeda, beban kami berbeda walaupun kami punya kerinduan yang sama. dan semuanya udah aku pikirkan matang2. iniah alasan kenapa aku tidak lagi ingin memperjuangkan. karena kami berbeda. kalau memang harus saling melengkapi sebagai satu tubuh Kristus, gak masalah karena memang seharusnya begitu. perbedaan ada untuk saling melengkapi. bukan saling memaksakan. menyenangkan sebenarnya kalau dapat melihat satu hal dari berbagai sudut pandang. membuka wawasan. tapi sepertinya mereka tidak mengerti dan tidak mau mengerti bagaimana melihat dari sudut pandangku. it's ok..Love is patient and kind. aku mengasihi mereka, karena itu aku harus sabar dan tetap melakukan apa yang baik, walaupun itu artinya aku harus agak memaksa diriku untuk melakukan segala hal dari sudut pandang mereka. membuat diriku seolah2 bersama mereka. gak masalah.

tetapi tetap aku punya hal yang harus dilakukan. dalam keadaan apapun dan dalam keadaan emosional apapun harus tetap dilakukan. setidaknya itu yang membuatku bersemangat ketika ada sesuatu yang mencoba mematahkannya. bersemangat walaupun sedang sakit dan sedikit terluka. karena itu tujuan akhirku. yang lain2,,anggap aja sebagai bonus. begitu juga dengan dia. hm,,sedang berusaha untuk tidak benar2 terpengaruh sih dengan apapun yang dia lakukan, pikirkan, atau katakan. gak mau terlalu tahu kalau hal itu cuma akan menyakiti. penasaran, ya. tapi aku cukup punya pengendalian diri yang baik untuk tidak terlalu mau tahu. mungkin waktu yang akan membukanya. biasanya si begitu. dan mudah2an selalu begitu.

lagipula kalau waktu yang dia pilih itu yang terbaik, aku cuma akan berusaha untuk tetap bersabar sampai waktunya tiba walaupun aku selalu takut kalau2 waktu itu terus menjauh dan menjauh. bukannya tidak sabar, tapi karena waktu itu jahat. hanya dalam sekejab saja udah banyak hal yang bisa terjadi, apalagi dalam jangka waktu beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan, beberapa tahun. akan ada banyak sekali perubahan yang mungkin. dan aku tidak menyukai perubahan drastis yang sedemikian rupa. karena semua kemungkinan itu sama, 50-50. aku tidak suka dengan sesuatu yang serba tidak pasti, tapi juga takut untuk memastikannya.

okay,,kayanya dari tadi topiknya nyampur2 yah..(dan ini bukan gaya tulis gue sama sekali!!)
tidak sedang berusaha untuk menjadi serupa dengan seseorang, tapi sepertinya dia cukup mempengaruhi gue! okay, daripada nanggung2 ceritanya, i'll try to write something.

kejadiannya di hari itu, ketika gue sedang akan memutuskan sesuatu yang cukup penting dalam hidup gue. memutuskan untuk mengakhiri perjalanan panjang gue dengan seseorang. daaann,,sejak saat itu, haaahhh,,entah kenapa ada yang berbeda. padahal tadinya gak kepikiran sama sekali untuk itu karena memang sejak awal tidak ada niat. tapi setelah hari demi hari dilewati, mulai ada perbedaan yang cukup mencolok. semakin menarik. akhirnya semakin ingin tahu. dan dari situ semuanya berawal dan sampai detik ini. lucu ya. tapi ini yang terjadi. dan semakin menarik setiap saat. lalu? bagaimana selanjutnya?
gue udah mulai mendoakan dia kok..dan mengharapkan sebuah keajaiban karena ini di luar jangkauan gue. ini terlalu berat. lebih berat dari yang kemarin. udah naik level rupanya tika. hehehe..
yah, jauh lebih berat. seperti kembali ke "titik awal" dulu. cuma saat ini udah jauh lebih siap aja.
sepertinya memang dari awal sudah disiapkan bener2 untuk pertarungan ini. dan akhirnya hari ini pun tiba. yeah,,the war just begin..
oh, tenang! gak akan ada yang mati kok! hahahahaha..hanya yang peka yang akan mengakhirinya dengan baik.
:):):):):):):):)

hey, you!! jangan buru2! santai.. masih banyak waktu kok! tapi tenang, gak akan dapat apapun. kan udah di'filter dengan baik. hahahahahahaa..
btw gak ada yang salah dengan status fb aku or status YM aku kok! sepertinya banyak topik yang aku tulis dengan abstrak. fufufufu..
i warn u once more, be careful with your step or you'll have trouble with yourself..
maaf, tapi aku yang memegang kunci dari permainan ini. semuanya tercatat rapi di dalam jurnalku dan aku mempelajari banyak dari situ. sampai saat ini aku cuma bisa memastikan satu hal kalau orang itu bukan "dia" yang suka kamu tanya2in itu.
got it?
gak usah sok tau de..


:P

well, untuk mengakhirinya aku mau bagi2 lirik lagu di sini. khususnya si untuk seseorang di sini yang kayanya nih lagu pas banget. hahahahaha...

Andai dia tahu (kahitna)

Bilakah dia tahu
Apa yang tlah terjadi
Semenjak hari itu
Hati ini miliknya

Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba

Bilakah dia mengerti
Apa yang tlah terjadi
Hasratku tak tertahan
Tuk dapatkan dirinya

Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkin kah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Tuhan yakinkan dia
Tuk jatuh cinta
Hanya untukku
Andai dia tahu......

Labels: , , , , , ,

posted by Daniella Prima Mustika @ 07:59   0 Comments

Friday, August 14, 2009

why?

hhhmmm....mungkin aku sudah tau....
kepingan puzzle yang tidak sengaja kutemukan setiap harinya membuatku melihat sebuah gambaran yang cukup jelas untuk saat ini. yah,,,walau masih samar tapi sepertinya cukup jelas...

dan akhirnya pun munculah pertanyaan2 di benakku,,,

if you really want to be there, why don't you do it??
what are you waiting for, you stupid??


don't play around...
you will just hurt someone here...

I don't know your reasons and...
I just don't want to know those things.......................

but why?
why do you give me a such hope like that???
you even don't know what you were talking about...
right??
or
do you know it already?


eerrrr.........
do you know that the stupid man i'm talking about is you?

Labels: , , , ,

posted by Daniella Prima Mustika @ 07:02   0 Comments

Tuesday, August 11, 2009

mundur teratur

baru seumur jagung, kok! belom ada apa2 yang berarti.
lagipula juga ga banyak yang bisa ditulis untuk dikenang karena emang ga ada apa2
dan kalaupun ada,,,masih tersimpan rapi di draft YM, itu pun tinggal menunggu waktu untuk terhapus.
dan kalaupun ada lagi,,,masih ada di sudut hati yang terdalam untuk disimpan selamanya
setidaknya apa yang aku inginkan sudah ada yang terkabulkan...bernyanyi "bersama" dan bermain musik "bersama". yang satunya lagi,,,aku harap aku tidak terlalu terluka ketika bertemu dengannya suatu saat nanti.

sepertinya memang saatnya belum tepat,,,atau mungkin dengan kata lain mungkin tidak akan ada saat yang tepat. aku gak akan menangis kok...tapi aku mau muntah...sama seperti keadaan 2 tahun lalu. dan sedikit menyebalkan ketika perut rasanya mual setengah mati, rasanya nyaris tidak bisa bernafas sedikitpun.

tenang,,,cerita ini tidak setragis cerita yang aku baca hari minggu kemarin yang membuatku benar2 menangis mulai dari tengah2 cerita sampai cerita itu aku baca habis. karena cerita ini masih seumur jagung. ini bukan apa2 buatku. tapi tetap saja cukup membuatku sedikit menderita. yah,,,perlu dicatat,,,cuma sedikit.

yang harus aku lakukan saat ini hanyalah mundur teratur. membiarkan cerita seumur jagung ini habis terbakar karena panasnya matahari. mundur teratur,,,mungkin tidak akan pernah membiarkan diriku jatuh terlalu dalam walaupun ini sudah cukup dalam aku terjatuh. aku hanya harus menghapus namanya,,,tidak,,,bukan menghapus,,,hanya perlu tirai untuk menutupinya supaya dengan begitu namanya tidak lagi terlihat dari sudut mataku.
tapi sebelumnya, aku hanya harus melunasi semua hutangku secepatnya...sebelum aku benar2 jatuh terlalu dalam...

haahhh...padahal baru semalam aku mencoba menceritakan cerita seumur jagung ini dengan seorang sahabat...baru semalam aku mencoba untuk jujur,,,baru semalam aku ceritakan semua kendala yang ada, semua harapanku, dan juga rasa itu...tapi sayangnya aku harus mengakhirinya begitu aku membuka mata pagi ini. yah,,,seolah semua yang terjadi hanya mimpi yang memang sudah waktunya berakhir karena aku telah terbangun. karena aku akhirnya menyadari suatu tembok yang benar2 menguncinya selamanya, karena aku tidak akan pernah mendobrak pintu yang tertutup itu dan tidak akan pernah mencoba untuk meruntuhkan tembok tinggi dan tebal itu. aku yang harus menjauh,,,pergi,,,hingga akhirnya menghilang. aku,,,bukan dia...karena dia tak pernah tau apapun tentang semuanya ini.

mundur teratur...perlahan tapi pasti...
tapi mungkin masih akan maju jika dia yang berinisiatif untuk menarikku kembali...
iya,,,dia,,,bukan aku...


karena aku hanya akan menunggu sambil tetap mundur teratur...

Labels:

posted by Daniella Prima Mustika @ 08:16   0 Comments

Sunday, January 11, 2009

Payah..

Tika uda kepayahan..
Kepayahan ngadepin orang itu..
Ato tika yang payah?
Karena uda kepayahan dalam waktu yang singkat?
Tika rasa dia tau yang sebenarnya, kalo dia pintar..
Tapi dia pintar kok!
Tika pikir tika uda memberikan cukup informasi ke dia tentang sesuatu yang tika rasakan.
Dia hanya tinggal menyatukan kepingan2 puzzle informasi itu hingga akhirnya informasi itu menjadi satu fakta yang memang begitu adanya.
Kalau dia menunggu tika yang angkat bicara, tika uda bilang ke dia kalau "I will not tell you.. I can't tell you.."
Apa lagi?
Apa lagi sebenernya yang bisa bikin tika merasa pingin ketawa geli dan juga nangis karena sedih dan sakit di saat yang bersamaan kalo bukan karena dia?
Mungkin memang tika tidak perlu lagi melakukan apa2 saat ini karena tika udah melakukan yang memang seharusnya tika lakukan.
Sisanya bukan lagi tika yang mengerjakan.
Dad suka banget si ngerjain tika?! Huuhh..

Labels:

posted by Daniella Prima Mustika @ 00:35   0 Comments

Friday, January 02, 2009

Hening

Mungkin malam ini sunyi walaupun para pengembara malam mulai menampakkan diri.
Dengan angkuhnya mereka mulai melakukan hal2 yang biasa mereka lakukan tanpa peduli lagi akan sekitarnya.
Yah,aku juga tidak mau terlalu peduli..
Malam yang indah untuk jiwa yang gundah.
Entah kenapa tapi gundahku tak beralasan!
Mungkin aku hanya ingin bicara kepada siapapun, namun tak ada kata yang tepat untuk dikatakan.
Ingin kulepas keganjilan yang ada, tapi aku cuma tidak sanggup untuk melepasnya.
Belum ada sesuatu yang dapat kupegang sampai saat ini hingga akhirnya pun aku hanya terombang-ambing di tengah ketidakpastian.
Aku terlalu takut untuk mencari suatu kebenaran yang masih samar itu.
Aku pun akhirnya hanya bisa berharap dan cemas karena aku merasa harapanku sia2.
Aku tidak akan sanggup untuk menceritakan apa yang aku rasakan karena aku sendiri (sejujurnya) tidak tahu apa sebenarnya yang aku rasakan.
Firasat ini tidak jelek, hanya saja...aku selalu bertanya kepada diriku sendiri, "buat apa?".
Dan aku tidak memiliki jawaban atas pertanyaanku sendiri.
Memang aku masih bimbang dan aku terus bergumul tentangnya dengan memikirkan segala aspek dan juga kendala yang akhirnya yang harus dihadapi lalu juga bagaimana caranya supaya dapat bertahan.
Tapi apakah itu cukup?
Apa aku yang terlalu berlebihan dalam memikirkan segala sesuatunya?
Para pengembara malam terlalu hening malam ini..
Kontras sekali dengan hatiku yang penuh suara2 gaduh orang itu!
Haahh..aku tidak tahu apa aku sudah melakukan hal yang tepat..
Sebenarnya aku ingin mengajukan tenggat waktu untukku sendiri supaya pada akhirnya aku harus memutuskan sesuatu dan melakukannya..
Tapi..apa hakku mengatur waktu?
Aku hanya harus bersabar hingga waktuNYA tiba,bukan waktuku.
Mungkin harus bersabar seribu tahun lamanya hingga segalanya aman terkendali..
Aku hanya tidak mampu bertahan untuk tidak bertindak sesuai kata hatiku.
Itu sulit!
But i'm keep trying!
Pertanyaan2 terakhir yang belum bisa aku temukan jawabannya..
Apakah kisah ini akan berakhir mengenaskan?
Atau mungkin akan berakhir bahagia?
Jawabannya bukan padaku, tapi padanya, orang yang memulai semuanya ini dan akhirnya membiarkan semua ini terjalin secara abstrak hinga tak dapat kutebak.
Padahal tinggal sedikit lagi..tapi akhirnya menggantung..
Sekarang rasanya mengenaskan buatku..
Tapi bagaimana akhirnya?
Aku benar2 tidak tahu!!

Labels:

posted by Daniella Prima Mustika @ 23:58   0 Comments